Sejarah

Sejarah

Pusat Literasi Inklusif

Tahun ini, perpustakaan telah berevolusi menjadi ruang publik yang sepenuhnya inklusif. Kami tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga berbagai fasilitas modern:

  • Makerspace: Ruang kreasi dengan akses teknologi terkini.
  • Koleksi Braille & Audio: Fasilitas ramah difabel untuk memastikan semua kalangan memiliki akses ke ilmu pengetahuan.

Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Era Digitalisasi dan Ekspansi

Seiring perkembangan teknologi, perpustakaan mulai bertransformasi. Kami meluncurkan sistem katalog digital (OPAC) yang memudahkan pengunjung mencari buku secara mandiri.

Selain itu, gedung perpustakaan diperluas untuk menambah kapasitas ruang diskusi dan ruang komputer untuk akses e-journal.

Pendirian Perpustakaan

Perpustakaan ini pertama kali didirikan dengan tujuan menjadi pusat literasi utama bagi masyarakat. Pada masa awal ini, koleksi kami dimulai dengan 5.000 judul buku cetak.

Fokus utama kami saat itu adalah:

  • Menyediakan literatur dasar untuk pendidikan.
  • Membangun ruang baca yang nyaman.